Tampilkan postingan dengan label Pasutri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pasutri. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Januari 2008

Resep Penyubur dan Jamu Kuat Lelaki


Buah Hati Datang Berkat Madu Eksklusif



Malam di penghujung Januari 2007 itu beribu rasa berkecamuk di hati Tri Ernita. Tanda positif warna merah muncul di atas alat tes kehamilan. Sudah 1 minggu ini Ernita memang telat haid. Mual, lemas, dan pusing yang terasa seolah tertutup rasa bahagianya. Duabelas tahun menanti, kini si buah hati dambaan datang.


Kebahagiaan langsung menghampiri istri Fachrur Rozi itu waktu memeriksakan diri ke Klinik Yasmin Rumahsakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. ‘Ibu positif hamil!’ kata dr Andon Hestiantoro, SpOG(K).


Alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang sejak setahun terakhir merawat Ernita dan Rozi itu langsung merekomendasikan calon ibu untuk banyak istirahat. Pada usia kehamilan rawan-usia Ernita 39 tahun-kandungan harus dijaga ketat. Tanpa banyak pertimbangan, akuntan itu langsung mengambil cuti di luar tanggungan selama 5 bulan.


TesKabar bahagia pada awal Januari 2007 itu jawaban dari penantian panjang pasangan yang menikah pada 1995 itu. Sampai 2 tahun pernikahan belum ada tanda-tanda Ernita hamil.


Menurut dr H Taufik Jamaan, SpOG-dokter spesialis kebidanan dan kandungan Rumahsakit Bunda Jakarta Pusat, 3 hal yang perlu dianalisis pada pasangan yang sulit memiliki keturunan yakni siklus ovulasi, kualitas sperma, dan ovum. Siklus ovulasi berkaitan dengan siklus haid. ‘Jika siklus haid tidak teratur, artinya ovulasi tidak berjalan normal.


Kualitas ovum dicek melalui pemeriksaan ultrasonografi (USG). Dari USG diketahui ukuran sel telur matang. Lazimnya berukuran 18-20 mm. Jika kurang, artinya telur yang terovulasi belum matang sehingga pembuahan oleh sperma tidak akan berhasil. Bila siklus dan kualitas ovum normal, perlu pengecekan saluran telur untuk melihat ada tidaknya penyumbatan. Penyumbatan disebabkan infeksi, radang panggul, atau keputihan kronis.


Pada laki-laki, analisis sperma dibutuhkan untuk mengecek jumlah dan kualitasnya. ‘Pada kasus infertilitas, 70% disebabkan oleh faktor laki-laki,’ tutur Taufik. Produksi sperma normal 20-juta sel/ml. Dari jumlah itu, 50% sperma mesti bergerak normal, minimal 30% berbentuk normal.


Siklus acakPada kasus Ernita dan Rozi, rupanya siklus perempuan kelahiran 29 Maret 1968 itu tak normal. Lazimnya siklus haid setiap 28 hari, Ernita 40-50 hari sekali. Saat datang bulan, Ernita mengalami nyeri. Untuk mengatasi, dokter memberi obat perangsang ovulasi. Pemeriksaan hidrotubasi untuk mengecek ada tidaknya sumbatan pada saluran indung telur juga dijalani. Hasilnya, normal.


Pada 1999, dokter memvonis Ernita mengidap endometriosis, yaitu ditemukannya jaringan endometrium di luar rahim. Di tempat ini, endometrium tumbuh menjadi bercak, benjolan, dan berlekatan dengan jaringan sekitarnya. Adanya endometriosis antara lain akan menyebabkan rasa sakit pada perut bagian bawah yang kronis, sakit pada waktu haid, dan sulit hamil.


Ernita mengalami perlekatan di rongga panggul. Tindakan operasi dilakukan tahun itu juga. Tak hanya itu, laparoskopi, penanganan dengan sinar laser, juga dilakukan. Laparaskopi untuk mengatasipolycistic ovary yang diderita Ernita. Disebut polycystic ovary bila kilang telur atau ovarium seorang wanita bengkak. Penyebabnya sel telur telah terperangkap dalam ovarium dan tidak menetas pada masa subur.


Sayang, pascaoperasi belum juga terlihat tanda-tanda kehamilan. Ernita mencoba pengobatan alternatif. Atas anjuran teman, Ernita berobat ke seorang romo di Bogor. Ia diberi jamu-jamuan dalam kemasan yang harus dikonsumsi sehari 2 kali. Namun, Ernita hanya mengkonsumsinya tak lebih dari sebulan. ‘Karena saya terlalu sibuk, ditambah lagi konsumsi jamu itu repot,’ ungkapnya.


Kehadiran buah hati sepertinya jauh api dari panggang. Apalagi pada 2002 Ernita sekali lagi mesti menjalani operasi endometriosis. Toh keduanya pantang menyerah, perempuan berkulit putih itu tetap menjalani pengobatan dr H Z Djamal, SpOG dan dr Muharram, SpOG. Mereka memberi obat profertil untuk merangsang ovulasi.


Ernita mengkonsumsi tablet profertil setiap bulan pada hari ke-5 sampai 15 setiap datang masa haid. Pada hari ke-15 itulah Ernita memeriksakan kandungan untuk mengecek ovulasi dan pematangan sel telur. Hasilnya kondisi sel telur normal, tapi kehamilan tak kunjung datang.


Pada 2004, pasangan yang tinggal di Bekasi itu memutuskan menempuh jalur inseminasi. ‘Inseminasi biasa ditempuh pasangan yang sulit punya keturunan. Caranya dengan memilih sperma berkualitas, kemudian menginseminasikannya ke rahim seseorang yang sel telurnya siap dibuahi,’ ungkap dr Taufik Jamaan, SpOG. Inseminasi pertama gagal. Pada 2005, inseminasi kembali dilakukan, tapi tetap tak membuahkan hasil. Karena masih penasaran, pasangan yang selalu sibuk dengan pekerjaannya itu mencoba lagi pada September 2006. Namun, inseminasi itu pun tak berhasil. Hingga akhirnya dokter Andon menyarankan untuk menghentikan obat profertil dan disetujui Ernita.


Madu eksklusifPucuk dicinta ulam tiba. Seorang teman Ernita yang baru pulang dari Selandia Baru menawarkan madu dari Australia. Pada Juli 2006, ia mulai mencoba Manuka Honey itu. Anak ke-3 dari 5 bersaudara itu mengaku tertarik mengkonsumsi madu karena staminanya sering drop. Akibatnya gangguan ringan seperti flu, radang tenggorokan dan sariawan sering menghinggapinya.


Sebulan mengasup madu, Ernita langsung merasakan manfaatnya. ‘Flu tak pernah kambuh lagi,’ ungkap Ernita. Tak hanya itu sariwan yang jadi langganannya pun sangat cepat sembuh setelah dioleskan madu Manuka. Berawal dari efek yang dirasakan itulah, Ernita meyakini madu manuka memiliki kandungan luar biasa untuk menjaga kesehatan dan stamina.


Sejak itu pula pasangan itu rutin mengkonsumsi satu sendok makan madu manuka setiap pagi. Rozy mengikutinya pada malam hari dengan dosis persis istrinya. Sebotol isi 500 g biasanya habis dikonsumsi selama 3 minggu.


Tak diduga, anugerah tak ternilai datang di saat mereka tengah merencanakan program bayi tabung. Siklus haid yang teratur sejak program inseminasi buatan tiba-tiba terlambat. Tak mau banyak berharap, Ernita mengambil alat tes kehamilan dan mencelupkan ke dalam urine. Hasilnya, positif. Keyakinan kian membuncah ketika dokter mengamini kehamilan Ernita yang memasuki usia 3 minggu.


Herbalis Lina Mardiana menyebutkan kandungan madu murni yang belum diolah dapat meningkatkan gairah seksual dan meningkatkan kekentalan sperma. Selain itu madu dapat merangsang pematangan sel telur dan menguatkan rahim. Kini saat kandungan memasuki usia 5 bulan, Ernita masih rajin mengkonsumsi madu manuka. Demi si jabangbayi, perempuan energik itu memilih beristirahat di rumah. Perjuangan selama 12 tahun kini terjawab sudah. (Nesia Artdiyasa)

Resep Jamu Kuat Lelaki



Jamu ini bisa di pakai untuk menyembuhkan orang lemah sahwat dan bisa digunakan untuk memperkuat lelaki bila melakukan percintaan dengan istrinya, serta bisa menyembuhkan sakit pinggang, pegal linu, penghilang capek habis kerja.


Resepnya dan cara meraciknya sebagai berikut :


Bahan :


1. Jahe kira-kira 1 Ons (diparut diambil airnya),
2. Telur ayam kampung 1 butir (dikocok),
3. Jeruk nipis 1 biji (di ambil airnya),
4. Kecap 1 sendok makan,
5. Kopi bubuk asli 1 sendok makan,
6. Madu tawon 1 sendok makan,
7. Merica 7 butir (di tumbuk halus),
Ketujuh bahan diatas di campur sampai betul-betul tercampur, habis itu di minum sebelum melakukan percintaan, atau sebelum tidur. Silahkan mencoba dijamin nikmat dan sehat.


by syafii …(sumber dari Kitab Primbon Jawa Lukmanakim Adammakna)

Minggu, 13 Januari 2008

Cara Membuat Ramuan Herbal Obat Prostat,Ejakulasi Dini dan Prostat


Cara Membuat Ramuan Herbal Obat Prostat

Untuk mengatasi gejala prostat, ramuan di bawah ini bisa digunakan:
15 g benalu teh
5 lembar daun sambungnyawa (segar)
5 g temulawak.

Cara membuat:
Ketiga bahan ditambah dua gelas air bersih, direbus sampai mendidih dan sisakan satu gelas. Kemudian disaring dan diendapkan. Diminum dua kali sehari (setengah gelas) sesudah makan. Panci untuk merebus tidak boleh berbahan aluminium.
Masakan Sehat untuk Ejakulasi Dini

Bahan:
50 g kemiri
10 g ketumbar
2 sendok makan madu murni
1/4 kg lulur kambing jantan

Cara membuat:
Kemiri dibakar hingga berminyak, lalu tumbuk halus. Bubuk kemiri diseduh dengan 1 gelas air masak, masukkan madu dan ketumbar. Lulur kambing dibakar setengah matang dan dimakan bersama-sama dengan ramuan, tiga kali seminggu.

Catatan:
Penderita tekanan darah tinggi tidak diperkenankan makan hasil resep ini.
Resep Makan dan Masakan Berkasiat
Masakan 1: Udang Tumis Kucai
Masakan ini berkhasiat bagi penderita impotensi dan dianjurkan makan masakan ini 10 hari berturut-turut. Jika belum terjadi perubahan dapat diteruskan.

Bahan-bahan:
150 g udang segar, dikupas kulitnya
75 g daun kucai
2 sendok makan kecap asin
2 sendok makan kecap inggris
Garam dan merica secukupnya
2 sendok makan minyak wijen
1 ruas sedang jahe, dihaluskan
4 buah bawang merah, dihaluskan
2 siung bawang putih, dihaluskan
2 sendok makan minyak nonkolesterol

Cara membuat:
Potong-potong daun kucai sepanjang 5 cm, belah punggung udang, lalu rebus sebentar. Setelah itu siram dengan air dingin. Tumis bawang merah, bawang putih, dan jahe dengan minyak wijen hingga berbau harum. Kemudian masukkan udang dan kucai, masak sebentar. Tambahkan garam, merica, kecap asin, dan kecap inggris, lalu diaduk hingga merata. Angkat dan siap dihidangkan.

Masakan 2: Kucai Goreng Telur
Masakan ini sangat berkhasiat untuk penderita impotensi, menghangatkan badan, melancarkan peredaran darah, penderita ginjal, sakit pinggang, dan kaki ngilu.

Bahan-bahan:
100 g kucai
2 butir telur ayam
Garam secukupnya
Minyak wijen secukupnya
Daun ketumbar secukupnya, diiris
1 buah cabe merah, diiris halus
Saus tomat secukupnya
50 g tiram segar
Minyak nonkolesterol secukupnya

Cara membuat:
Kucai segar dipotong-potong sepanjang 5 cm. Telur ayam dikocok sampai rata, kemudian masukkan kucai, tiram, cabe iris, minyak wijen, dan garam secukupnya. Panaskan minyak nonkolesterol, masukkan telur yang telah dikocok tadi dan dibuat dadar telur sampai matang. Hidangkan sewaktu masih panas dengan menaburi daun ketumbar dan saus toma

Testis Terkena Varises dan Terapi Varisae


Testis Terkena Varises


Penulis: dr. Muhammad Ahsan, di Balikpapan
Varises bukanlah monopoli betis. Testis pun bisa terkena serangan varises. Celakanya, varises yang satu ini bisa bikin mandul. Karenanya, waspadalah bila tiba-tiba di organ intim Anda, kaum pria muncul pelebaran pembuluh darah.
Sebagai pasutri, Dody dan Liza benar-benar sempurna. Sama-sama keren, muda, dan enerjik. Makanya mereka benar-benar tak habis pikir, mengapa sampai tahun ketiga perkawinan, belum juga mendapat jabang bayi. Lebih kaget lagi, ketika diberi tahu dokter, semua itu ternyata gara-gara varises. Jangankan Dody dan Liza, para tetangga dan kerabat saja banyak yang membelalakkan mata. Yang mereka tahu, varises itu biasanya menyerang kaki. Itu pun lebih sering terjadi pada wanita hamil. Makanya, kabar bahwa kualitas sperma Dody kurang baik lantaran terganggu varises, akhirnya menjadi cerita yang senantiasa berujung pada beragam tanda tanya.
Meski kalau mau bertanya pada ahlinya, penyebab kemandulan Dody sebenarnya memiliki landasan ilmiah yang jelas. Pada kasus pasutri itu, dokter kandungan mereka menemukan fakta bahwa semua organ reproduksi Liza normal, sedangkan Dody selain bermasalah dengan spermanya, juga memiliki varises pada testis. Varises testis itulah yang diduga mengganggu kesuburan sang Arjuna.
Dokter menyarankan Dody berolahraga teratur, istirahat yang cukup, serta mengonsumsi makanan bergizi. Tak lupa, ia membuat surat rujukan ke urolog (ahli bedah saluran kencing), agar varises bermasalah itu segera ditarigani.
Menyerang Usia Panas
“Oooh, jadi varises yang menyerang suamimu itu bukan varises yang biasa muncul di kaki ibu-ibu to?” selidik ibu mertua Dody.
“Iya, juga bukan varises yang muncul saat ibu hamil dulu,” imbuh Liza. Menyitir ucapan dokter kandungannya, Liza menambahkan, “Varises Mas Dody adanya di testis, yang dalam dunia kedokteran biasa disebut varikosel.”
Walaupun jarang terdengar, varikosel bukan penyakit baru. Ia pertama kali ditemukan ahli bedah Prancis, Ambroise Pare pada abad ke-16, meski saat itu hanya ditinjau dari sudut ilmu bedah, dengan fokus pada kelainan pembuluh darah testis. Baru akhir abad ke-19, dr. Barfield, seorang ahli bedah Inggris menemukan, jumlah sperma penderita varikosel menurun, bahkan bila sudah parah dapat menyebabkan henti sperma (azoospermi, ada air mani tapi tidak ada sperma). Sejak itu, varikosel mulai mendapat perhatian serius dari para ilmuwan.
Varikosel sendiri merupakan pelebaran pembuluh darah vena yang berhubungan dengan testis, gudang sekaligus pabrik sperma. Pelebaran pembuluh darah itu terjadi karena adanya kerusakan pada sistem katup pembuluh darah, yang seharusnya membawa darah dari testis menuju perut bagian bawah, untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke sistem sirkulasi.
Akibat kerusakan sistem katup itu, darah menumpuk dan melebarkan pembuluh darah yang tentu saja mengalir tidak normal. Nah, ketidaknormalan aliran darah balik ke testis inilah yang ujung-ujungnya menurunkan fungsi testis dan menyebabkan suhu dalam testis meningkat alias tidak normal lagi. Padahal, selama ini aliran darah dalam testislah yang bertugas mengatur suhu yang optimal bagi sperma.
Itu sebabnya, mengapa pada kondisi dingin, testis mengecil (mengerut) dan pada saat panas atau hangat, testis menjadi sebaliknya. Peningkatan suhu dalam testis diyakini akan merusak dan mematikan sperma. Bahkan menghambat produksi sperma yang baru. Inilah yang diyakini para ahli punya andil dalam proses kemandulan atau ketidaksuburan, yang dalam dunia medis biasa disebut infertilitas.
Repotnya, walaupun penyebab infertilitas terdiri atas banyak faktor, saham varikosel ternyata cukup signifikan. Sebuah penelitian menemukan, hampir separuh di antara lelaki infertil, didapati menderita varises di organ intim itu. Yang mengejutkan, dalam survei yang dilakukan secara acak, dilaporkan juga, dari sekian banyak pasien lelaki dewasa yang dianggap atau menganggap dirinya sehat, setelah diperiksa ternyata 10 – 20% -nya menderita varikosel.
Persentase itu diperoleh dari penelitian kasus varikosel yang dilaporkan dan ditangani para ahli bedah di Amerika Serikat. Namun, setelah dibandingkan dengan hasil yang diperoleh di Inggris, dan juga negara Eropa lain, persentasenya ternyata tidak jauh berbeda. Maka dibuatlah kesimpulan umum bahwa 10 – 20% pria yang semula menyatakan diri sehat, setelah diperiksa ternyata menderita varikosel. Dari para penderita itu, sekitar 40% di antaranya terbukti mandul.
Lebih repot lagi, usia penderita varikosel itu ternyata tak jauh dari umur produktif, antara 15 – 25 tahun. Usia emas yang mestinya sedang hot-hot-nya! Sayangnya, tak ada penelitian dan data pasti tentang penderita varikosel di Indonesia. Mungkin karena urolog di sini tidak terlalu sering menemukan kasus varikosel di kliniknya. Kalaupun ada yang ditangani, jumlahnya tidak terlalu signifikan.
Banyak di Kiri
·         Lalu, bagaimana caranya mengenali ciri-ciri varikosel?
Inilah masalahnya. Kadang-kadang, varikosel pada tahap dini dijumpai tanpa gejala sama sekali. Keberadaannya hanya bisa diketahui lewat tes radiologi. Tak heran banyak pria terkaget-kaget, begitu mendapat vonis vanises di testis. “Kok munculnya tanpa ba-bi-bu sih?” koor mereka senada.
Biasanya, baru pada tahap lanjut, gejala varikosel yang paling umum dan gampang dirasakan muncul ke permukaan. Misalnya rasa nyeri dan tidak nyaman yang menetap pada testis, ukuran yang ridak sama antara testis kiri dan testis kanan, serta masa infertilitas yang cukup lama. Secara fisik pun, bila diraba, bakal terasa adanya pembesaran vena yang bentuknya bagai kumpulan cacing atau spageti di bawah kulit.
“Penampakan” tadi bisa ditemukan di sisi kiri maupun kanan testis. Hanya saja, selama ini 85% varikosel ditemukan di sebelah kiri. Ini ada kaitannya dengan faktor anatomi pembuluh darah testis itu. Vena spermatik kiri mengalir ke vena ginjal, diapit dua arteri besar; arteri mesenterik superior (yang ke usus) dan aorta yang dan jantung. Kedua arteri ini dapat menekan vena ginjal dan menghambat aliran darah dari vena spermatik.
Sebaliknya pada bagian kanan, vena spermatik kanan mengalir ke vena cava (yang ke jantung), dan jarang mendapat tekanan. Itulah sebabnya mengapa sisi kiri lebih sering bermasalah. Untuk mendapatkan hasil pemeriksaan yang lebih akurat, pemeriksaan sebaiknya dilakukan di rumah sakit, dengan alat yang lebih lengkap dan canggih, seperti stetoskop Doppler, venogram, maupun USG skrotal.
Venogram adalah prosedur pemeriksaan vena yang dilakukan di luar tubuh pasien. Pasien cukup dianastesi lokal di daerah pangkal paha, lalu dokter menyuntikkan sejenis cairan khusus yang berwarna ke vena spermatik. Cairan tersebut akan ikut aliran darah vena dan dapat dilihat oleh dokter lewat sinar-X, sehingga varikosel yang sangat kecil sekali pun akan terlihat bila memang ada.
Ini cara sederhana, namun akurat. Sedangkan USG (ultrasonografi) skrotal pemeriksaan dengan menggunakan pantulan ultrasound, untuk mendeteksi karakteristik suara aliran darah balik (vena spermatic) melalui katup pembuluh darah. Tidak perlu suntikan, tidak mengintervensi tubuh pasien, lebih nyaman dibandingkan dengan venogram, hanya tidak seakurat venogram. Hasilnya pun sangat dipengaruhi oleh ketelitian dan keahlian penguji.
Sampai saat ini belum ada obat yang dianggap efektif untuk menyembuhkan varikosel. Beberapa peneliti mencoba dengan antioksidan untuk meningkatkan level reaksi oksigen organ, agar bisa memperbaiki diri. Namun, pemanfaatan antioksidan masih dalam taraf percobaan, belum jadi rujukan. Ada cara lain yang dikembangkan, dengan memakai penyangga testis, seperti celana hernia, namun hanya disarankan bila varikosel masih ringan dan tidak ada infertilitas.
Prinsip terapi yang disepakati paling baik adalah dengan memperbaiki kembali pembuluh darah dan sirkulasinya yang mampet. Istilah medisnya, varicocele repair. Cara memperbaikinva, sebagian besar ahli bedah masih sepakat bahwa operasi konvensional masih merupakan pilihan terbaik.
Jangan takut, survei keberhasilan pascaoperasi verikosel ini cukup menggembirakan, kok. Sekitar 50 – 60% suami yang menderita varikosel, akhirnya bisa kembali menjadi ”lelaki sejati”, setelah menjalani operasi. Bahkan mereka rata-rata mendapatkan jabang bayi pada tahun pertama pascaoperasi. Sedangkan 75% berhasil menjadi ayah pada tahun kedua pascaoperasi.
Kurangi beban vena
·         “Tapi Dok, saya ini orangnya penakut. Jangankan dioperasi, melihat ruang bedah saja bulu kuduk langsung merinding.”
Jika Anda termasuk orang yang bersuara hati seperti itu, jangan dulu putus asa. Beberapa tahun belakangan ini mulai dikembangkan penanganan varikosel nonoperatif yang disebut embolisasi varikosel. Efektivitasnya hampir sama dengan operasi konvensional.
Embolisasi adalah teknik nonbedah yang biasa dilakukan bila varikosel belum terlalu berat, belum menyebabkan kerusakan testis, belum menimbulkan rasa nyeri dan atropi testis. Caranya dengan memasukkan sebuah kateter melalui sebuah irisan kecil dipangkal paha, untuk membendung aliran darah ke varikosel. Venografi yang dibuat dan dilihat lewat sinar-X menjadi penuntun kateter.
Kateter lalu digunakan untuk mendorong koil (logam) kecil ke tempat darah dibendung untuk melebarkan vena. Ini cara simpel mengurangi tekanan vena, mengurangi pembesaran dan mengembalikan sirkulasi darah normal. Pasien hanya dibius lokal, tidak kehilangan kesadaran, tidak harus rawat inap, dan bisa beraktivitas normal kembali dalam dua hari. Cuma, ya itu, biayanya lebih mahal dan tidak semua rumah sakit punya fasilitasnya.
Satu hal yang perlu diingat, baik mengobati dengan cara operatif maupun non-operatif, kemungkinan kambuhnya varikosel tetap ada. Walaupun persentasinya kecil dan tidak sebesar tingkat keberhasilannya.
Lantaran penyebab varikosel kebanyakan faktor anatomis, tidak ada cara yang benar-benar efektif untuk pencegahannya. Hanya saja, beberapa ahli menganjurkan untuk membiasakan diri mengonsumsi makanan berserat tinggi, buang air besar secara teratur, minum cukup air, dan mengurangi konsumsi alkohol serta kafein. Semuanya ditujukan untuk mengurangi beban pembuluh vena, sekaligus memperlancar metabolisme tubuh.
Makanya, jangan buru-buru memutuskan cerai jika momongan tak juga datang. Siapa tahu, biang keladinya varises tak diundang. (intisari)

Terapi untuk Varises

Varises adalah penyakit yang dikenal sejak manusia hidup dalam posisi berdiri. Pernah diutarakan bahwa terdapat varises pada mumi Mesir dari tahun 1580 sebelum Masehi.
Varises adalah pelebaran pembuluh darah balik (vena) yang berkelok-kelok dan katup yang terdapat dalam vena tidak berfungsi lagi. Bila hanya melebar saja, tidak disebut varises tetapi venektasi.
Penyebab sesungguhnya dari pelebaran suatu vena belum diketahui. Di antara faktor resiko terhadap varises, kehamilan merupakan faktor pertama, karena tekanan dalam perut yang meninggi atau tekanan langsung pada vena dalam panggul akan menyebabkan aliran vena dari tungkai akan terganggu. Tekanan vena akan meninggi, volume darah akan bertambah, sehingga vena akan melebar. Sebagian besarakan mengecil lagi setelah melahirkan. Pada kehamilan yang berulang-ulang, satu waktu tekanan dalam vena dapat melebihi kekuatan elastisitas dindingnya dan terbentuk varises.
Selain itu vaktor keturunan juga memegang peranan, biasanyaberupa dinding vena yang tipis atau tidak terbentuknya katup. Faktor lain adalah berat badan yang berlebihan dan faktor peradangan. Usia lanjut dan pekerjaan tertentu yang kurang gerakan seperti pekerjaan administrasi atau guru juga merupakan faktor yang mempermudah terjadinya varises.
Perawatan varises dimaksudkan untuk menghilangkan akibat dari katup yang tidak berfungsi. Para ahli berpendapat setiap kasus varises harus dirawat dengan pendekatan yang berbeda, mengingat banyaknya bentuk manifestasi kelainan aliran vena yang disebabkan oleh tidak berfungsinya katup di dalamnya.
Ada 3 cara yang dapat diterapkan sendiri-sendiri ataupun bersamaan, yaitu:
1. Tanpa pembedahan 2. Dengan pembedahan 3. Dengan suntikan sklerotik

Perawatan tanpa pembedahan memakai balutan elastik dari ujung kaki sampai paha dengan maksud memberikan penekanan yang merata untuk membantu aliran darah vena. Hasilnya kan tambah baik bila banyak berjalan. Terutama pada varises waktu hamil, cara ini paling baik. Pemakaian kaos kaki elastik akan memberikan penekanan yang merata dan mudah diganti.
Pembedahan pada varises terdiri dari pengikatan dan pemotongan vena yang mengalami varises. Mobilisasi dan berjalan tanpa menekuk lutut dimulai sehari setelah operasi. Pada varises dengan koreng, tindakan pembedahan lebih baik dari tanpa pembedahan.
Penyuntikan bahan sklerotik dianjurkan bila tidak mau operasi atau bila varisesnya sedikit.Bahan suntikan yan dipakai akan membuat vena yang bersangkutan teroblitrasi. Suntikan pada varisesdilakukan tidak lebih dari enam tempat pada sekali perawatan. Yang perlu diingat adalah tidak pada semua varises dapat dilakukan penyuntikan obat sklerotik.

Jumat, 11 Januari 2008

Varises Vagina dan Varises pada Buah Zakar


Varises Vagina

oleh Dr. dr. Sofie Rifayani Krisnadi, SpOG
VARISES adalah pembuluh darah balik di bawah kulit atau selaput lendir (mukosa) yang melebar dan berkelok/melingkar akibat kelainan katup dalam pembuluh darah balik tersebut. Biasanya varises terjadi pada tangan dan kaki, namun pada beberapa orang dapat terjadi di tempat-tempat lain seperti pada lambung, rectum (usus besar dekat anus), vagina, skrotum, dan vulva (bibir kemaluan). Sekira 20-30% wanita mengalami varises, terutama pada kehamilan.
Banyak faktor yang merupakan faktor risiko (bukan penyebab) meningkatkan kemungkinan terjadinya varises, seperti faktor keturunan, jenis kelamin (wanita empat kali lebih sering dari laki-laki), kehamilan, kegemukan (obesitas), pekerjaan yang membutuhkan lama duduk atau lama berdiri, pil KB atau pengobatan dengan estrogen.
Pada umumnya varises tidak menyebabkan gejala yang terlihat hanyalah penonjolan pembuluh darah di bawah kulit atau mukosa. Pada varises vagina, pelebaran pembuluh darah akan terlihat di bawah lapisan selaput lendir vagina. Pada sebagian penderita varises, terutama varises pada kaki, kaki akan terasa berat, lelah dan nyeri yang bertambah apabila ia banyak berdiri atau duduk. Gatal-gatal atau perubahan warna kulit menjadi kebiruan juga merupakan ciri-ciri varises.
Pada kebanyakan wanita hamil yang mengalami varises vagina, persalinan normal masih dapat dilakukan, kecuali pada varises vagina yang sangat berat, dokter akan menganjurkan operasi sesar. Dokter akan dapat mengetahuinya ketika memeriksa panggul saat kehamilan atau pemeriksaan persalinan. Setelah persalinan, dengan sendirinya varises akan mengecil dan seringnya tidak mengganggu lagi. Apabila ibu hamil lagi, pada umumnya varises akan datang kembali.
Pendarahan karena varises vagina, pada umumnya terjadi saat persalinan karena pecahnya dinding pembuluh darah akibat trauma/laserasi jalan pada saat bayi lahir. Sangat jarang perdarahan akibat varises biasanya terjadi lama setelah persalinan.
Pada kehamilan yang akan datang, informasikan apa yang telah Ibu alami, periksakan keadaan varisesnya dan rencanakan jenis persalinan apa yang akan dijalani.
Mengingat satu dari tiga ibu hamil mengalami varises, sebaiknya Ibu jangan terlalu cemas untuk hamil kembali.

Varises di Buah Zakar

Apa sih arti varikosel? Pernah lihat varises di betis? Ya, varikosel kejadiannya hampir sama dengan varises di betis, bedanya varikosel terdapat di buah zakar.
Koq bisa sih timbul varises di buah zakar? Buah zakar seperti halnya betis, punya pmebuluh vena. Pembuluh vena ini akan membesar dan berkelok-kelok jika ada hambatan aliran di dalamnya. Hambatan dapat disebabkan penyempitan atau terjepitnya pembuluh vena di bagian hilir, atau kerusakan pada klep venanya.
Apakah varikosel mempengaruhi kejantanan? Kalo kejantanan diasosiasikan dengan ereksi, sepertinya tidak. Tapi kalo kejantanan diasosiakan dengan kemampuan seorang laki-laki untuk membuat istrinya hamil, ini baru ya. Aliran darah yang baik berfungsi mengantarkan nutrisi untuk produksi sperma, juga berguna mengatur suhu sekitar buah zakar. Dua hal ini memegang peran penting agar sperma yang diproduksi jumlahnya cukup dan kondisinya normal. Jika aliran darah terganggu, sehingga pengangkutan nutrisi dan pengaturan suhu tidak berjalan baik, maka sperma yang diproduksi sedikit atau tidak ada sama sekali, atau kondisinya cacat.
Apa sih gejala varikosel? Kalo masih ringan sampai sedang, biasanya ga bergejala. Kalaupun ada gejalanya minimal sekali, sehingga kadang tidak disadari. Kalo varikoselnya sudah berat, buah zakar terasa berat dan panas, timbul rasa nyeri dan pegal-pegal di selangkangan, dapat menjalar sampai pinggang. Kadang-kadang varikosel dapat teraba. Bentuknya benjolan seperti cacing berkelok-kelok.
Apa yang bisa mencetuskan varikosel? Kebiasaan duduk terlalu lama dan memakai celana ketat dianggap turut berperan terhadap timbulnya varikosel.
Untuk memastikan varikosel atau bukan, caranya bagaiman?Memang sih, setiap benjolan di buah zakar belum tentu varikosel. Untuk memastikannya, sedikitnya ada dua cara. Pertama dengan venogram, yaitu menyuntikkan cairan kontras ke pangkal pembuluh vena spermatik, kemudian perjalanan cairan kontras ini dipindai dengan sinar X. Cara kedua, USG Doppler. Dengan alat ini, aliran pembuluyh vena spermatik di visualisasikan di layar monitor. Pemeriksaan ini jauh lebih nyaman, karena ga ada penyuntikan bahan-bahan tertentu. Selain itu, hasilnya pun lebih akurat.
Apa obatnya? Sampai saat ini belum ditemukan obat yang benar-benar efektif. Sebagian penderita ada yang sembuh dengan konsumsi obat-obatan. Sebagian lainnya, konsumsi obat tidak mempengaruhi varikoselnya. Ada bebarapa cara lain yang disarankan, seperti memakai penyangga buah zakar, namun cara ini hanya disarankan bila varikosel masih ringan dan tidak ada kemandulan. Sampai saat ini, cara terbaik untuk mengatasi varikosel adalah dengan memperbaiki pembuluh vena dan memperlancar sirkulasinya yang terhambat adalah dengan pembedahan. Melalui pembedahan, sekitar 70 – 80% panderita varikosel kembali subur.
Kebiasaan apa aja yang mesti dilestarikan agar terhidar dari varikosel? Beberapa saran yang baik untuk dilakukan : jangan duduk terlalu lama dan hindari memakai celanan ketat, serta olah raga teratur. Kurangi beban pembuluh vena dengan cara konsumsi makanan berserat tinggi, buang air besar teratur, cukup minum air, jangan mengkonsumsi alkohol, hindari kafein berlebihan. Jika ada gejala di buah zakar, jangan buru-buru ke dukun, tapi periksakan diri ke dokter atau pusat kesehatan.

Sabtu, 15 Desember 2007

Resep Tradisional Kembali Perkasa dengan Afrodisiak


Resep Tradisional Kembali Perkasa dengan Afrodisiak

Ramuan tradisional yang diklaim bisa merangsang libido umumnya mengandung bahan atau tumbuhan yang disebut afrodisiak. Berdasarkan penelitian, tumbuhan afrodisiak mengandung senyawa turunan saponin, alkaloid, tanin, dan senyawa lain yang secara fisiologis dapat melancarkan peredaran darah pada sistem saraf pusat atau sirkulasi darah tepi. Efeknya meningkatkan sirkulasi darah pada alat kelamin pria. Menurut Prof. DR. Ir. Ali Khomsan,saat ditemui di stasiun radio di bilangan Kota, penelitian yang dilakukan baru pada tahap kandungan afrodisiak, belum sampai efektivitas afrodisiak terhadap pengobatan disfungsi ereksi. Tapi afrodisiak relatif lebih aman dibandingkan obat kimia. Sebab sifatnya memupuk dan menyirami, tidak memaksa seperti obat-obatan kimia.

Berikut beberapa tanaman dan bahan makanan yang bersifat afrodisiak menurut Prof. H.M. Hembing Wijayakusuma, Ketua Umum Pengobat Tradisional dan Akupuntur se-Indonesia (HIPTRI):

a.      Tiram
Tiram kaya kandungan zinc (seng) yang bermanfaat untuk meningkatkan gairah dan potensi seks pada pria. Zinc juga berkhasiat sebagai antioksidan dan meningkatkan sistem imun.

b.      Kucai
Disfungsi ereksi bisa disebabkan oleh lemahnya ginjal dan liver. Sulfida, glikosida, dan vitamin C dalam biji kucai berkhasiat memperkuat ginjal sehingga membantu mengatasi impotensi, ejakulasi dini, serta beser mani.

c.       Ginseng
Ginseng mengandung ginsenosides, biotin, glikosida, saponin, 0,05% minyak atsiri,phytosterol, resin, vitamin B1 dan B2, neoclaven, asam folat, fenolase, dan lain-lain.Ginsenosides bermanfaat merangsang ereksi, sebagai tonikum, merangsang ereksi, dan menambah daya tahan seksual. Sedangkan saponin berkhasiat memperkuat daya tahan tubuh dan meredakan kelelahan.

d.      Jahe
Sineol dalam rimpang jahe bisa merangsang aktivitas saraf pusat, mencegah ejakulasi dini, dan merangsang ereksi. Jahe sifatnya menghangatkan, membantu melancarkan peredaran darah – termasuk sirkulasi darah pada organ seksual, dan sebagai simultan sehingga meningkatkan kemampuan ereksi.

e.      Terung Ungu
Flavonoid (vitamin P) pada terung ungu berkhasiat sebagai antioksidan dan melancarkan sirkulasi darah sehingga baik untuk mengatasi disfungsi ereksi yang disebabkan oleh gangguan sirkulasi.

f.        Pare
Biji pare mengandung momordisin yang membantu mengatasi impotensi.

g.      Adas
Kandungan 1,8-sineol yang terdapat pada seluruh tumbuhan adas berkhasiat merangsang ereksi. Sedangkan zat rutin membantu merangsang semangat dan gairah seksual/libido.

h.      Ketumbar
Ketumbar mengandung phyto-estrogen yang berfungsi sebagai meningkatkan gairah.

i.        Pasak bumi
Akar tanaman pasak bumi mengandung brusin dan strichnin yang berkhasiat menambah vitalitas pria karena meningkatkan hormon testosteron.

j.        Bawang putih
Prof. DR. Dr. Arif Dimoelya, SpAnd, MSc, pakar andrologi dari Universitas Hangtuah Surabaya, menemukan sifat afrodisiak pada bawang putih. Bawang putih dapat melenturkan pembuluh darah karena mampu menurunkan kolesterol dalam darah. Karenanya, pembuluh darah fungsi vaskuler, baik di otak, jantung maupun pada alat kelamin pria pun semakin lentur.

k.      Cokelat
Kandungan phenylethylamine berkhasiat melancarkan sirkulasi darah di pembuluh vena yang menuju jantung. Coklat mendorong otak melepaskan serotonin sehingga menciptakan kondisi rileks saat berhubungan.

l.        Biji Selasih
Zat cineole dan tannin dalam biji selasih berkhasiat merangsang ereksi dan mengurangi sekresi cairan berlebih pada vagina.

m.    Seledri
Zat apigenin di dalam seledri mampu merangsang ereksi, mencegah pengentalan darah, dan membantu relaksasi otot polos.

n.      Ginko biloba
Bahan aktif 9-6 ginkobiloba flavonoid glycoside sudah diidentifitkasi dan distandarisasi. Manfaatnya memperbaiki peredaran darah perifer dan darah otak sehingga bisa menciptakan rangsangan erotik yang lebih baik. Melalui susunan sistem saraf pusat dan otonom, libido akan bangkit sehingga memproduksi penghantar saraf NO (nitrit oksida). NO dibutuhkan untuk relaksasi otot polos yang diperlukan untuk membangkitkan ereksi.

o.      Pisang
Pisang sumber potassium dan vitamin B seperti riboflavin yang meningkatkan energi. Enzimbromelain pisang dipercaya bisa menaikkan dan memperbaiki libido laki-laki.